Templates by BIGtheme NET
Home » Berita » Koalisi PJT dorong Penambangan Pasir Yang Bertanggung Jawab di DAS Peusangan

Koalisi PJT dorong Penambangan Pasir Yang Bertanggung Jawab di DAS Peusangan

Daspeusangan.org | Guna mendorong pembentukan zonasi penambangan pasir di DAS Peusangan, Koalisi PJT (Peusangan, Jambo Aye dan Tamiang) yang terdiri dari WWF, FDKP dan BSUIA kembali menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penambangan Pasir Yang Bertanggung Jawab. FGD tersebut dilaksanakan di Grand Arabia Hotel, Banda Aceh pada Kamis, 16 Juni 2017.

Sebelumnya, Koalisi PJT juga pernah menggelar sosialisasi aturan pertambangan di Lansekap PJT yang dilaksanakan di Oproom Kantor Bupati Bireuen pada 4 Mei 2017 lalu. Sosialisasi aturan pertambangan di hadiri perwakilan Dinas Pertambangan dan Energi Aceh, akademisi Fakultas Hukum Unsyiah dan Bagian Perizinan Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Ketua Umum FDKP, Suhaimi Hamid menuturkan, Koalisi PJT terus mendorong pemerintah Kabupaten Bireuen dan Pemerintah Aceh agar segera menetapkan zonasi penambangan pasir di DAS Peusangan, guna menghindari kerusakan DAS Peusangan yang lebih parah.

“Kerusakan DAS Peusangan cukup parah, bila pemerintah Bireuen dan Pemerintah Aceh tidak bertindak, ancaman selanjutnya adalah ribuan nyawa manusia yang tinggal di hilir DAS Peusangan dalam bahaya,” kata Suhaimi Hamid.
Suhaimi menjelaskan, kerusakan DAS Peusangan mulai dari Kecamatan Juli, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, dan Kuta Blang mulai mengancam pemukiman warga dan badan jalan antar desa.

“Robohnya Jembatan Kuta Blang dan Penahan Tebing PT Arun NGL di Pante Baro Kumbang akibat dari penambangan pasir yang tidak bertanggung jawab, dimana pasir di keruk menggunakan mesin, sehingga erosi terjadi, saat ini, jalan Kulu – Blang Panjo Kecamatan Kuta Blang dalam bahaya, beberapa waktu yang akan datang, jalan antara desa itu amblas,” tutur Suhaimi.

FGD Penambangan Pasir Yang Bertaggung Jawab yang dihadiri Dinas Pertambangan dan Energi Aceh, BPDASHL Krueng Aceh, Dinas LHK Aceh, BWS Sumatera – I, Dinas PerkimLH Bireuen, Dinas PU Kabupaten Bireuen, Dinas LH Bener Meriah, Dinas Pengairan Aceh, WALHI Aceh dan Koalisi PJT melahirkan tim terpadu yang terdiri dari multi stakeholder.

“Kita terus mendorong tim ini mendapatkan legalitas dan bisa bekerja maksimal guna mewujudkan penambangan pasir yang bertanggung jawab di DAS Peusangan,” harap Suhaimi.[]

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful