Home » Berita » SDN 11 Sawang dan SDN 8 Langkahan Sampaikan Pesan Pelestarian Lingkungan

SDN 11 Sawang dan SDN 8 Langkahan Sampaikan Pesan Pelestarian Lingkungan

Perjalanan yang begitu jauh dan ekstrim  rela ditempuh demi mewujudkan kecintaan lingkungan pada anak-anak masa depan penerus bangsa. arak yang ditempuh bukanlah suatu alasan untuk menyerah dalam mengkampayekan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan. Banyak kegiatan dan program yang telah dilakukan di sekolah-sekolah dampingan Forum DAS Krueng Peusangan (FDKP) salah satunya wilayah Aceh Utara yang terletak di daerah Sawang dan Langkahan.

Bulan November ini dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa Dan Satwa yang bertepat pada 05 November 2019, FDKP kembali membuat beberapa kegiatan yang dilaksanakan disekolah SD Negeri 11 Sawang dan SD Negeri 8 Langkahan. kegiatan ini berlangsung selama 5 hari dengan berbagai perlombaan dan kunjungan dari kawan-kawan lainnya. Adapun lomba yang dilaksanakan yaitu lomba menulis cerita, lomba menulis dan membaca puisi, lomba menggambar dan mewarnai serta lomba memasak untuk wali muris siswa.

Dalam hal ini FDKP juga menggandeng Duta Lingkungan serta Forum Anak. kegiatan yang dilkukan Duta Lingkungan dan Forum Anak ini yaitu mencerita atau berbagai sepenggal cerita kepada adik-adik bagaimana caranya melindungi satwa liar, tumbuhan dan mengetahui jenis-jenis samaph. Melalui obrolan kocak yang dilakukan Heri, Adila dan Neabil, anak-anak pun sangat mudah untuk mengerti apa akibat yang terjadi jika membuang sampah sembarangan, menebang pohon sembarangan, dan mengunakan bahan-bahan plastik merupakan hal yang tidak ramah lingkungan. Bukan hanya efek, kawan-kawan dari Duta dan Forum anak ini juga menjelaskan mengenai jenis-jenis sampai dan cara menanggulanginya.

Bukan hanya menceritakan melalui kata-kata saja, namun mereka juga menampilkan beberapa video bagaimana efek yang dialami bumi ketika banyaknya orang-orang menggunakan plastik dan membuang sampah sembarangan. Antusias anak-anak pun sangat terlihat ketika dari beberapa siswa maju kedepan dan menceritakan serta menujukkan contoh-contoh sampah organic dan non organik dari media yang mereka.

Bukan hanya memperkenalkan sampah, lingkungan dan satwa, Heri dan kawan-kawan juga bermain dengan anak-anak melalui media pohon harapan. Dimana mereka diminta untuk menuliskan harapan dan impian masa depan mereka sendiri.

Kemudian Rabu, 13 November 2019 tim FDKP kembali mengunjungi sekolah SD Negeri 11 Sawang dalam rangka kegiatan puncak yang dilakukan di sekolah tersebut. Dalam kegiatan ini Dinas Sosial Kabid Perlindungan Anak dan Perempuan Suryani, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan suatu ajang yang baik yang dilakukan dan diikuti oleh masyarakat terutama anak-anak karena merekalah penerus bangsa ini. Ia juga sedikit menjelaskan mengenai sawang sekarang berada diposisi garis merah tingkat kekerasan dan seksual terhadap anak-anak.

Rangkaian acara puncak ini dimeriahkan oleh penampilan dari siswa siswi dari SD N. 11 Sawang dan pembagian hadia pada masing juara disetiap perlombaan. bukan hanya penampilan seni, siswa juga menampilkan karya seni hasil kerajinan mereka sendiri. Banyak yang ditampilkan, mulai peralatan masak yang terbuat dari kayu, mainan yang terbuat dari pelepah rumbia dan berbagai jenis kuliner khas daerah Sawang.

Usai kegiatan puncak di SD N. 11 Sawang dan berjalan dengan sukses, namun perjalanan tim FDKP dan WWF belumlah usai sampai disitu. Kamis, 14 November 2019, kedua tim ini melanjutkan perjalanan menuju SD N.11 Langkahan. Perjalanan jauh dan rute yang membuat jantung dagdig pun dimulai. Bagaimana tidak, perjalanan yang disuguhkan tidaklah semulus yang kita banyakan, jalan berbatuan dan genangan air yang terkadang membuat ban mobil tergelincir, namun kelelahan itu terbayar lunas ketika melihat antusia anak-anak dalam dalam menyambut kedatangan kami.

Berbagai penampilan disuguhkan kepada tamu undangan, penampilan zikir, tarian dan lainnya. Bukan hanya antusias dari SD N. 11 Langkahan, acara ini juga turut di meriahkan oleh siswa SD Negeri 13 Langkahan yang merupakan juga peserta dari lomba yang diadakan diacara ini.

Dalam sambutannya Mukim, M.Pd selaku kepala SD Negeri 11 Langkahan menyampaikan bahwa setelah adanya pendampingan dari FDKP banyak hal yang berubah dari sekolah ini, muali dari pemakaian minim sampah plastic bahkn banyak tanaman yang telah ditanam disekolah ini. Dalam program memperingati Hari Cinta Puspa Dan Satwa ini, selama lima hari terakhir telah dilaksanakan pengenalana berbagai jenis tumbuh-tumbuhan dari Indonesia maupun luar Negri. bukan hanya itu kita juga membuat kegiatan mengena literasi belajar diluar kelas.

Akhir dari rangkaian acara ini dilakukan dengan pengumuman juara masing-masing lomba dan makan bersama.

Ketika kita mencintai alam, alam pun akan lebih mencintai kita dengan caranya. Jika bukan kita dan dari sekarang mulai melindungi alam kapan lagi? Ketika banyak orang yang tidak bertanggung jawab merusak lingkungan, maka kita kumpulkan lebih banyak lagi yang masih mau dan peduli lingkungan. Hal yang paling kecil yang bisa kita lakukan yaitu mulai dari diri sendiri dan orang terdekat.

[Nurul Izzati]

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful